| Makhluk Ghaib Ada Tidak? |
|
|
|
| Ditulis Oleh: Nina Iqbal | |
| Tuesday, 29 September 2009 | |
|
Dalam zaman serba
“wah” ini masih banyak orang yang tidak percaya pada adanya makhluk-makhluk
ghaib seumpama malaikat, iblis, jin, dan sebagainya. Bahkan eksistensi Allah pun tak
diakuinya …!
Kalau ditanya pada mereka apa sebabnya? Mereka akan menjawab mana
buktinya? Seolah dengan pongah ia berkata, “sesuatu yang ada pasti ada
buktinya”. Tanpa ia sadari bahwa tak semua “yang ada” dapat dibuktikan
keberadaannya! Sebab memang ada batas –seperti kata Heisenberg juga. Dan di
luar batas itu, bersrimaharajalela keghaiban yang maha mutlak. Tak ada cara buat ilmu pengetahuan mengenal yang “ghaib”. Einstein sendiri
menyadari, setiap besaran-besaran fisik yang kita ukur senantiasa akan
tersandung di bawah kerelatifan. Broglie pun akhirnya melontarkan gagasan dualisme zarah-gelombang. Tiada
cara buat mengenal keghaiban, tiada cara mengukur yang hakekat, tiada cara buat
mengamat kemutlakan! Apa daya? Ya …
betul … satu-satunya cara buat mengenal hakekat, buat mengenal yang mutlak,
buat mengenal alam ghaib … hanyalah terbukanya hijab, tersingkapnya
batas. Dan itu hanya mungkin jika Allah sendiri yang menginginkannya. Allah sendiri yang
akan memperkenalkan adanya malaikat, adanya makhluk ghaib, alam ghaib, dan
sebagainya itu. Tanpa tedeng aling-aling … satu-satunya cara … ialah kita imani saja! Wajib
kita imani … kita percayai, tanpa sedikitpun menyelinap keraguan …! Jangan tanya bukti, sebab ia di luar wilayah bukti. Bukti hanya mungkin diterapkan
buat alam fisis, alam syahadah. Itu pun hanya terbatas, dibatasi oleh
alam itu sendiri …! “Dia Allah, yang mengetahui yang ghaib. Dia tidak akan memperlihatkan
kepada seorang pun hal yang ghaib itu. Kecuali pada utusan yang diridhai-Nya…”
(QS. 72: 26-27) Maha Benar Allah
dengan segala Hukumnya! |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|
| Modul Kuliah |
| Akuntansi |
| Latihan Dasar Akuntansi |
| Manajemen |
| Ekonomi |
| Forum Diskusi |
| Belajar Berbisnis |