| Air minum isi ulang mengandung bakteri. Fakta atau fitnah? |
|
|
|
| Ditulis Oleh: Administrator | |
| Wednesday, 16 September 2009 | |
Banyak
penelitian yang dilakukan oleh Dinas kesehatan dari berbagai
1. Penggunaan
Ultraviolet yang tidak sesuai antara kapasitas dan kecepatan air yang melewati
penyinaran Ultraviolet tsb. Akibat air terlalu cepat, maka bakterinya tidak
mati. Idealnya, untuk Depot air minum isi ulang kapasitas Ultraviolet minimal
adalah Type 5 GPM atau daya lampu 30 Watt dan kecepatan air yang melewati UV
tsb adalah 19 liter ( 1 Galon ) per 1 menit 15 detik. (Jangan lebih cepat dari itu). 2. Kurangnya kebersihan depot dan lingkungan sekitar 3. Karena keterbatasan modal,banyak yang membeli paket Depot yang berharga
murah dengan peralatan dibawah Standar Minimum peralatan. Antara lain minimal
menggunakan tabung berisi media pasir silika, karbon aktif , Ultraviolet
minimal Type 5 GPM dan penyaringan Micro filter / filter sedimen berukuran
mulai 10 mikron s/d 01 micron. 4. Kurangnya kesadaran pemilik Depot untuk memeriksakan Depotnya 3 bulan
sekali ke Dinas kesehatan setempat.
|
| < Sebelum | Berikut > |
|---|
| Modul Kuliah |
| Akuntansi |
| Latihan Dasar Akuntansi |
| Manajemen |
| Ekonomi |
| Forum Diskusi |
| Belajar Berbisnis |