USB
Flahdisk saat ini memang dari segi hargarelatif terjangkau atau dengan kata
lain sudah relatif murah. Dengan Rp 100 ribuan kita udah bisa bisa mendapatkan
USB Flashdisk dengan kapasitas penyimpanan yang lumayan besar. Namun demikian,
ada yang sangat mahal harganya yang mungkin tak ternilai dengan uang, yaitu
data yang kita miliki di dalamnya. Nah, sedikit
tips buat menjaga data dalam flashdisk mungkin berguna bagi anda.
1.Membuat partisi Flashdisk jadi 2 bagian atau lebih.
Memiliki Flashdisk berkapasitas besar (diatas 1
GB) disarankan membuat partisi lebih dari satu. Ini untuk mengantisipasi
jika terjadi kerusakan fatal baik disebabkan oleh virus atau penyebab
lainnya, kita masih bisa menyelamatkan data disalah satu partisi
seandainya jalan terakhir ‘memformat’ flashdisk harus dilakukan. Dalam
membuat partisi format dengan NTFS (support windows 2000/2003/XP) bukan
FAT32.
Buat satu bagian yang aman (kita harus memasukkan
password untuk dapat mengakses bagian flashdisk yang aman –secure-), dan 1
bagian lagi yang bisa diakses umum. Jika kita menggunakan Windows XP Pro
(bukan home edition) dan format winnya NTFS kita dapat membuat password
pada sebuah folder dengan langkah-langkah sbb:
Control panel >> Folder Options >> View >> Lihat
checkbox bawah sendiri >> hilangkan tanda centang >> OK.
Kemudian, Klik kanan folder yang mau di proteksi >> Properties
>> Security >> beri tanda cek semua pada kolom deny. >>
OK. Folder yang bersangkutan akan berubah menjadi 0 byte.
2. Menggunakan tool/aplikasi untuk
memproteksi USB Flashdisk.
Ada banyak
sekali tool yang berfungsi untuk melindungi folder maupun file yang ada dalam
storage device seperti:
File Protektor
Folder Guard
Folder Lock
Mysecretfolder
Usbdiskguard
Carryit
Easy file Pro
Dll
Dari semua tool tersebut pada dasarnya mempunyai fungsi
yang sama yaitu memproteksi folder atau file dengan password sehingga orang
lain tidak bisa mengakses folder tersebut atau virus tidak bisa menginfeksi
folder atau file yang bersangkutan.
Biasanya setiap USB Flashdisk selalu disertai CD
driver bawaannya, biasanya pula dalam CD driver tersebut ada tool untuk
“Compression Support” maupun “Encription Support”. Namun jika kita tidak mendapatkan tool yang dimaksud
kita dapat menggunakan tool lain seperti WinRar untuk melakukan kompresi dan
memberikan password pada data yang dikompresi tersebut.