Cintailah Saudaramu, Seperti Kamu Mencintai Dirimu Sendiri Nak
Ditulis Oleh: Administrator
Saturday, 31 January 2009
Akhirnya
para Zionis itu angkat kaki juga dari Negri Palestina, namun sepertinya mereka
tidak puas dengan kekalahannya, sampai detik ini mereka masih saja menembaki
warga-warga sipil dan rakyat palestina yang tidak berdosa. kejadian itu tak
pernah berhenti, mereka tidak ingin melihat warga palestina merasa aman,
walaupun mereka sekedar berdemonstrasi untuk merayakan kemenangannya.
Buktinya para zionis itu tak segan-segan memukul dan masih juga memberondongkan
senapannya, ketika ada rakyat palestina yang berdemonstrasi. Sedih rasanya saya
membaca berita-berita itu, mereka seperti binatang pemangsa yang sedang
kelaparan, yang setiap kali bisa menyantap, maka apapun yang ada mereka santap.
Sejak terjadi perang yang sengit antara Hamas dan israel, anak-anak saya tak
pernah berhenti mengikuti beritanya, mereka seakan ikut merasakan penderitaan
semua saudara-saudaranya, walaupun mereka tidak pernah mengenalnya, namun
mereka begitu Iba ketika ada beberapa foto yang sempat saya perlihatkan, pada
mereka.
Foto-foto itu sangat membuat hati teriris, bagaimana tidak ? anak-anak yang
seumuran dengan anak-anak saya, terlihat syahid dengan badan hangus dan
tubuhnya pun sudah tak utuh lagi.
Rasanya air mata ini sulit untuk di hentikan, ketika memandangi wajah-wajah
mereka yang tak berdosa.
Itulah yang mereka-mereka para zionis israel lakukan terhadap anak-anak
palestina, mereka adalah orang-orang yang bodoh dan paranoid, mereka takut bila
anak-anak kecil itu akan tumbuh besar dan membunuh mereka kelak, tapi apakah
mereka tidak tahu ?, bahwa anak-anak yang mereka bunuh itu punya teman, atau
mungkin mereka yang masih ada adik atau kakaknya, maka mereka akan membalas
kekejaman yang telah mereka lakukan nanti.
Pemandangan yang menyedihkan itu dan cerita-cerita itu sering saya sampaikan
pada anak-anak saya, agar mereka tahu, di sana
di negri yang sedang di jajah itu ada saudara-saudaranya, dan teman-teman
sebayanya yang saat ini membutuhkan doa bantuan dari anak-anak saya. Saya yakin
inilah saatnya untuk mendidik mereka anak-anak saya lebih peka lagi terhadap
apa yang terjadi di dunia ini, agar mereka tidak selalu merasa senang dan
menikmati hidup, tanpa memikirkan sesamanya. Alhamdulillah reaksi mereka sangat
cepat, seperti sikecil saya yang begitu semangatnya bila mendengar cerita-cerita
itu.
Bukan saja doa yang dia panjatkan, ketika beberapa minggu lalu sebelum Israel
hengkang dari Palestina, di dekat kota kami tinggal akan di adakan demo untuk
Palestina, maka ketika suami mengabarkan hal itu pada saya dan saya
melanjutkannya pada anak-anak saya, agar mereka juga bersiap-siap untuk ikutan
berdemo, terdengar suara lantang si kecil
" Kenapa kita mesti ke Ulm sih Mi, kenapa bukan kepalestina aja "
Subhanallah begitu terharunya saya, mendengar pernyataannya itu.
Anak saya ingin ikutan berjuang, membantu saudara-saudaranya di sana, Alhamdulillah
anak-anak saya begitu antisiasnya dalam membantu saudaranya, terlihat juga dari
cara mereka menyumbangkan uang-uang mereka yang mereka selalu sisihkan setiap
saya berikan untuk jajan, mereka lebih memilih untuk memberikannya ke
Palestina, dan meredam keingianan mereka untuk membeli yang lain-lain.
Sungguh saya benar-benar tidak menyangka mereka lebih peka dari pada
pemimpin-pemimpin besar yang mempunyai kekuasaan, dan bisa memberikan lebih banyak
lagi bagi rakyat palestina.
Padahal kalau saja para pemimpin itu mau sedikit saja membuka peluang untuk
menggerakan mulutnya dan berbicara, untuk menghentikan peperangan itu, maka
tidak akan lebih banyak lagi yang syahid, tapi mereka semua adalah pengecut,
mereka hanya berani di belakang layar saja, di balik baju kebesaran mereka,
mereka merasa nyaman dari serangan dan tembakan, bahkan juga dari kecaman
orang-orang yang membencinya. Mereka tidak memikirkan akan masa depan anak-anak
yang telah mereka jadikan tameng dalam kekejaman mereka, selama ini.
Wahai para pemimpin yang kejam, tahukah kamu, bahwa Allah itu tidak tidur
seperti kamu, yang ketika lelah kamu akan tertidur, Allah melihat apa yang kamu
lakukan terhadap mereka-mereka yang tidak berdosa, kebohongan-demi kebohongan
yang kamu ucapkan di depan para pemimpin lain, agar kamu di percaya, kelak akan
jadi bumerang untuk mu kelak.
Lihat lah di sini, di rumah ini sudah ada seorang teman dari anak palestina
yang ingin membalas kekejaman yang kau buat pada temannya, tinggal tunggu saja
kapan waktunya.
Bangkitlah wahai saudara-saudari ku, berjuanglah untuk negri mu tercinta
Palestina, Kami di sini akan melafadzkan doa yang tak pernah berhenti, hingga
kemenangan yang sesungguhnya itu akan datang untuk mu, wahai mujahid-mujahidin
tercinta di jalan Allah, bersabarlah atas apa yang telah di perbuat oleh para
zionis israel, sesungguhnya Allah berserta orang-orang yang sabar.
Allah berfirman dalam QS. 2 : 153 " Hai orang-orang yang berIman,
jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolong mu, sesungguhnya Allah beserta
orang-orang yang sabar "
Allah memberikan cobaan pada setiap hamba-Nya, sesuai dengan kemampuannya.
Trimakasih anak-anak Ummi, tetaplah mencintai saudara mu, sebagaimana kamu
mencintai diri mu sendiri nak.
Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah
Shallallahu’alaihi wasallam dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, beliau
bersabda: Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai
saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.(Riwayat Bukhori dan
Muslim)
Bingung
dengan masalah financial..??? Masih terkungkung dengan logika kuliah dulu,
nanti baru cari kerja? Nggak zamannya lagi, tuh.. Meski masih kuliahan, anda juga
sudah dapat mencari uang melalui bisnis internetan, tanpa modal lagi.. Ada satu
lagi nih cara untuk mendapatkan dollar, yaitu melalui layanan file hosting
gratis. Sistem kerjanya gini : kita
mendaftar di Ziddu, kemudian kita mengupload file disana. Kemudian kita share
file tersebut di web/blog kita. Tiap kali ada yang mendownload file tersebut kita akan
mendapatkan bayaran $0.001.