| Tulisan II. Manajemen Dan Manajer |
|
|
|
| Ditulis Oleh: Administrator | |
| Thursday, 25 December 2008 | |
|
Tingkatan manajemen dalam organisasi akan membagi manajer menjadi tiga
golongan yang berbeda :
1. Manajer Lini Pertama. Tingkatan paling
rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga
operasional, disebut manajemen lini / garis pertama (first line atau first
level). Para manajer ini sering disebut dengan kepala atau pimpinan
(leader), mandor (foremen), dan penyelia
(supervisors). Sebagai contoh adalah mandor dalam pabrik, kepala seksi yang
langsung membawahi tenaga pengetik dan pembukuan dalam kantor yang besar, dan
penyelia teknik dalam suatu departemen riset.
2. Manajer Menengah. Manajemen menengah
dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah
membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya dan
kadang-kadang juga karyawan operasional. Sebagai contoh kepala bagian yang
membawahi beberapa kepala seksi, atau kepala sub divisi perusahaan yang
membawahi beberapa kepala bagian. 3. Manajer Puncak. Klasifikasi manajer tertinggi
dari kelompok kecil eksekutif. Manajemen puncak bertanggung jawab atas
keseluruhan manajemen organisasi. Sebutan khusus bagi manajer puncak adalah
direktur, presiden, kepala divisi, wakil presiden senior, dan sebagainya. MANAJER-MANAJER
FUNGSIONAL DAN UMUM Manajer
fungsional mempunyai tanggung jawab hanya atas
satu kegiatan organisasi, seperti produksi, pemasaran, keuangan, kepegawaian
(personalia), atau akuntansi. Kegiatan-kegiatan dari fungsi-fungsi lainnya ada
dibawah tanggung jawab manajer-manajer fungsional lainnya. Sebagai contoh,
manajer pemasaran bertanggung jawab atas seluruh kegiatan distribusi tetapi
harus minta bantuan kepada manajer personalia untuk masalah-masalah tenaga
penjualannya. Manajer umum mengatur, mengawasi dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan
atau divisi operasi yang mencakup semua atau beberapa kegiatan-kegiatan
fungsional satuan kerja. FUNGSI-FUNGSI YANG
DILAKSANAKAN MANAJER Manajemen dapat
berarti pencapaian tujuan melalui pelaksanaan fungsi-fungsi tertentu, tetapi
dalam hal ini belum ada persamaan pendapat dari para ahli manajemen tentang apa
fungsi-fungsi itu. Salah satu klasifikasi paling awal dari fungsi-fungsi
manajerial dibuat oleh Henri Fayol, yang menyatakan bahwa perencanaan, pengorganisasian,
pengkoordinasian, pemberian perintah dan pengawasan adalah fungsi-fungsi utama. Dalam pembahasan ini
akan diperinci lima fungsi yang paling penting yaitu : Planning, Organizing, Staffing, Leading, dan Controlling kegiatan-kegiatan organisasi. · Perencanaan
(planning) Perencanaan adalah pemilihan
dan penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan,
proyek, program, prosedur, metoda, system, anggaran dan standar yang dibutuhkan
untuk mencapai tujuan. Pembuatan keputusan banyak terlibat dalam fungsi ini. Rencana-rencana
dibutuhkan untuk memberikan kepada organisasi tujuan-tujuannya dan menetapkan
prosedur terbaik untuk pencapaian tujuan-tujuan itu. Rencana memungkinkan : 1. Organisasi bisa memperoleh dan
mengikat sumberdaya-sumberdaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan. 2. Para anggota organisasi untuk
melaksanakan kegiatan-kegiatan yang konsisten dengan berbagi tujuan dan
prosedur terpilih. 3. Kemajuan dapat terus dimonitor
dan diukur, sehingga tindakan korektif dapat diambil bila tingkat kemajuan
tidak memuaskan. · Pengorganisasian (organizing) Pengorganisasian adalah penentuan sumberdaya-sumberdaya dan kegiatan-kegiatan yang
dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, perancangan dan pengembangan suatu
organisasi atau kelompok kerja yang akan dapat ”membawa” hal-hal tersebut ke
arah tujuan, penugasan tanggung jawab tertentu dan kemudian pendelegasian
wewenang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan
tugas-tugasnya. Fungsi ini menciptakan struktur formal
dimana pekerjaan ditetapkan, dibagi, dan dikoordinasikan. · Penyusunan Personalia (staffing) Penyusunan Personalia adalah penarikan (recruitment), latihan dan pengembangan, serta penempatan
dan pemberian orientasi para karyawan dalam lingkungan kerja yang menguntungkan
dan produktif. Fungsi ini mencakup kegiatan-kegiatan seperti pembuatan sistem
penggajian untuk pelaksanaan kerja yang efektif, penilaian karyawan untuk
promosi, transfer, atau bahkan demosi dan pemecatan, serta latihan dan
pengembangan karyawan. · Pengarahan (leading) Pengarahan adalah membuat para karyawan melakukan apa yang diinginkan dan harus mereka
lakukan. Fungsi ini melibatkan gaya, kualitas, dan kekuasaan pemimpin serta
kegiatan-kegiatan kepemimpinan seperti komunikasi, motivasi dan disiplin. Fungsi leading disebut dengan bermacam-macam
nama yaitu leading, directing,
motivating, actuating. · Pengawasan
(controlling) Pengawasan adalah penemuan dan
penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan
sesuai dengan yang ditetapkan. KEGIATAN-KEGIATAN MANAJER Kegiatan manajer adalah membuat
rencana, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengawasi kegiatan-kegiatan
organisasi. Berikut ini akan diuraikan secara terperinci apa tugas-tugas
penting yang dilaksanakan manajer : 1. Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain 2. Manajer memadukan dan meyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan
dan menetapkan prioritas-prioritas 3. Manajer bertanggung jawab dan mermpertanggung jawabkan 4. Manajer harus berfikir secara analistis dan konseptual 5. Manajer adalah
seorang mediator 6. Manajer adalah
seorang politisi 7. Manajer adalah
seorang diplomat 8. Manajer mengambil
keputusan-keputusan sulit Ketrampilan-ketrampilan Manajerial 1. Ketrampilan
Konseptual (conceptual skills) adalah kemampuan mental untuk
mengkoordinasikan dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan
organisasi. 2. Ketrampilan kemanusiaan
(human skills) adalah kemampuan untuk bekerja dengan, memahami, dan
memotivasi orang lain, baik sebagai individu ataupun kelompok. 3. Ketrampilan
administrative (administrative skills) adalah seluruh ketrampilan yang berkaitan
dengan perencanaan, pengorganisasian, penyusunan kepegawaian, dan pengawasan. 4. Ketrampilan teknik
(technical skills) adalah kemampuan untuk menggunakan peralatan-peralatan,
prosedur-prosedur, atau teknik-teknik dari suatu bidang tertentu. Bersambung… |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|
| Modul Kuliah |
| Akuntansi |
| Latihan Dasar Akuntansi |
| Manajemen |
| Ekonomi |
| Forum Diskusi |
| Belajar Berbisnis |