| Tulisan I : Pengertian Manajemen |
|
|
|
| Ditulis Oleh: Administrator | |
| Friday, 12 December 2008 | |
Setiap manusia dalam perjalanan hidupnya selalu akan menjadi anggota dari
beberapa macam organisasi, seperti organisasi-organisasi sekolah, perkumpulan
olahraga, kelompok musik, militer ataupun organisasi perusahaan. Dalam tiap
organisasi mempunyai persamaan-persamaan dasar, walaupun dapat berbeda satu
dengan yang lain dalam beberapa hal. Persamaan dalam
tiap organisasi akan tercermin pada fungsi-fungsi manajerial yang dijalankan. Fungsi-fungsi
manajemen tersebut universal. Sifat
ini merupakan hasil dari kenyataan bahwa fungsi-fungsi manajemen adalah sama
dimana saja, dalam seluruh organisasi dan pada waktu kapan saja. Fungsi-fungsi
manajerial ini sama untuk perusahaan sama untuk perusahaan-perusahaan besar,
kecil ataupun multinasional, organisasi-organisasi kemasyarakatan,
kelompok-kelompok hobi, dan sebagainya. Dan ini menegaskan bahwa dalam praktek,
manajemen dibutuhkan dimana saja orang-orang bekerja sama (organisasi) untuk
mencapai tujuan bersama. MENGAPA MANAJEMEN
DIBUTUHKAN? Manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa manajemen, semua
usaha akan sia-sia dan pencapaian tujuan akan lebih sulit. Ada tiga alasan
utama diperlukannya manajemen : 1. Untuk mencapai tujuan. Manajemen dibutuhkan
untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi. 2. Untuk menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan. Manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan,
sasaran-sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak
yang berkepentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan karyawan, maupun
kreditur, pelanggan, konsumen, supplier, serikat kerja, asosiasi perdagangan,
masyarakat dan pemerintah. 3. Untuk mencapai efesiensi dan efektivitas. Suatu kerja organisasi
dapat diukur dengan banyak cara yang berbeda. Salah satu cara yang umum adalah efisiensi dan efektivitas. Efisiensi dan
efektivitas Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Dengan
kata lain, seorang manajer efisien
adalah seorang yang dapat meminimumkan biaya penggunaan sumber-sumber daya
untuk mencapai keluaran yang telah ditentukan atau dapat memaksimumkan keluaran
dengan jumlah masukan yang terbatas. Efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat
untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, seorang manajer efektif dapat memilih pekerjaan
yang harus dilakukan dengan tepat untuk mencapai tujuan. DEFINISI MANAJEMEN Manajemen adalah proses
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para
anggota organisasi dan penggunan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya agar
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Manajemen terdiri dari beberapa tingkat keterampilan seperti : 1. Manajemen sebagai Ilmu dan Seni. 2. Manajemen sebagai Profesi. 3. Pengertian-pengertian yang
berbeda dengan istilah manajemen. 4. Aplikasi-aplikasi yang berbeda
dari istilah manajemen. Manajemen sebagai
Ilmu dan Seni Luther Gulick
mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis
untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai
tujuan dan membuat system kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.
Menurut Gulick manajemen telah memenuhi persyaratan untuk disebut bidang ilmu
pengetahuan, karena telah dipelajari untuk waktu yang lama dan telah
diorganisasi menjadi suatu rangkaian teori. Teori-teori ini terlalu umum dan
subyektif. Tetapi teori manajemen selalu diuji dalam praktek, sehingga
menajemen sebagai ilmu akan terus berkembang. Manajemen bukan hanya
ilmu tapi juga seni. Kombinasi ini tidak dalam proporsi yang tetap tetapi dala
proporsi yang bermacam-macam. Pada umumnya para manajer efektif mempergunakan
pendekatan Ilmiah dalam pembuatan
keputusan, apalagi dengan berkembangnya peralatan komputer. Dilain pihak dalam
banyak aspek perencenaan, kepemimpinan, komuniksi dan segala sesuatu yang
menyangkut unsur manusia, bagaimanapun manajer harus juga menggunakan
pendekatan artistic (Seni). Manajemen sebagai Profesi Banyak usaha telah
dilakukan untuk mengklasifikasi manajemen sebagai suatu profesi. Edgar
H.Schein telah menguraikan karakteristik-karakteristik atau
kriteria-kriteria untuk menentukan sesuatu sebaai profesi yang dapat diperinci
sebagai berikut : 1. Para profesional membuat
keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum. Adanya pendidikan, kursus-kursus dan
program-program latihan formal menunjukan bahwa ada prinsip-prinsip manajemen
tertentu yang dapat diandalkan. 2. Para professional mendapatkan
status mereka karena mencapai standar profesi kerja tertentu, bukan karena
favoritisme atau karena suku bangsa atau agamanya dan kriteria politik atau
sosial lainnya. 3. Para professional harus
ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat, dengan disiplin untuk mereka yang
menjadi kliennya. Manajemen telah
berkembang menjadi bidang yang semakin profesional melalui perkembangan yang
menyolok program-program latihan manajemen di universitas-universitas ataupun
lembaga-lembaga manajemen swasta, dan melalui pengembangan para eksekutif
organisasi (perusahaan). Pengertian-pengertian
yang Berbeda dengan Istilah Manajemen Pengertian manajemen perlu dibedakan dengan pengertian istilah-istilah lain
seperti kewiraswastaan (entrepreneurship)
dan supervise. Tidak hanya
istilahnya yang berbeda, tetapi juga gagasannya : 1. Manajemen berbeda
dengan Kewiraswastaan (ada yang menyebut wirausaha). Dalam ekonomi, faktor-faktor produksi adalah tanah, tenaga kerja, modal,
dan wiraswasta (pemilik). Wiraswasta menurut definisi, memahami, mendapatkan
sumberdaya-sumberdaya, mengorganisasikan dan menjalankan perusahan (bisnis). Mereka
cenderung menjadi pengambil resiko yang didorong oleh motif keuntungan. Manajemen, sebaliknya terlibat dalam pengorganisasian dan memimpin
perusahaan (bisnis) dan organisasi lainnya, tetapi tidak mencakup pemilikan. 2. Manajemen berbeda dengan Supervisi. Pada umumnya, supervise adalah pengarahan dan pengendalian
karyawan-karyawan tingkat bawah dalam suatu organisasi. Nama umum sering
dipakai untuk posisi ini adalah Mandor atau
Kepala Tukang (foreman) dan penyelia
lini pertama (first-line supervisor). Sehingga supervise merupakan bagian dari
manajemen. Aplikasi-aplikasi yang Berbeda dari Istilah Manajemen 1. Pengelompokan pekerjaan. Manajemen dapat
berarti suatu kelompok orang yang melaksanakan tugas-tugas atau fungsi-fungsi
manajerial. Ini digunakan untuk menyebut seluruh individu dalam kelompok
tersebut secara kolektif. 2. Seorang individu. Individu yang
melaksanakan fungsi-fungsi manajerial atau bagian dari kelompok secara
keseluruhan dapat disebut bagian manajemen. 3. Suatu disiplin akademik. Manajemen adalah
suatu bidang spesialisasi akademik, atau suatu bidang studi. 4. Suatu proses. Manajemen juga merupakan suatu
proses, karena mencakup pelaksanaan suatu rangkaian tipe-tipe khusus kegiatan
atau fungsi. |
|
| Terakhir Diperbaharui ( Friday, 12 December 2008 ) |
| < Sebelum |
|---|
| Modul Kuliah |
| Akuntansi |
| Latihan Dasar Akuntansi |
| Manajemen |
| Ekonomi |
| Forum Diskusi |
| Belajar Berbisnis |