Ummu Habibah PDF Print E-mail
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Ditulis Oleh: Administrator   
Thursday, 15 May 2008

ImageTak pernah terlintas dalam pikiran Abu Sofyan bin Harb akan ada orang Quraisy lepas dari genggaman kekuasaannya. Apalagi dalam masalah-masalah yang amat prinsipil, seperti melepaskan agama nenek moyang kaum jahiliyah itu. Abu Sofyan adalah penguasa diktator, segala titahnya harus dilaksanakan. Jika tidak, kepala taruhannya.

 

Tapi, Ramlah alias Ummu Habibah, putrinya sendiri, telah mematahkan mitos itu. Ramlah keluar dari agama latta dan 'uzza yang dianut bapaknya. Ia bersama suaminya, Ubaidillah bin Jahsy masuk Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad Saw.
Mau ditaruh di mana muka ini, pikir Abu Sofyan. Ia dan para pembesar kafir Quraisy berusaha sekuat tenaga mengembalikan anak dan mantunya ke agama nenek moyang mereka. Namun, usahanya selalu menemui jalan buntu. Iman yang terhunjam di dalam hati Ummu Habibah terlalu kuat untuk digoyahkan oleh badai amarah Abu Sofyan.
Perasaan marah, bingung, dan malu menyatu dalam diri pembesar kafir Quraisy itu. Kaum kafir Quraisy yang mengetahui Abu Sofyan marah kepada anak dan mantunya, ikut-ikutan memerahi. Bahkan mereka mengejek, menghina, dan menyakiti keduanya, sehingga Ummu Habibah dan suaminya tidak betah lagi tinggal di Mekkah.
Geliat gelisah para penopang Islam itu didengar Rasulullah Saw. Beliau mengizinkan kaum Muslimin hijrah ke Habasyah. Ramlah, Habibah (anak perempuannya yang masih kecil), dan suaminya, Ubaidillah bin Jahsy ikut dalam romobongan pertama. Mereka pergi meninggalkan kampung halaman dengan membawa iman di dada masing-masing. Di Habasyah mereka mendapat perlindungan Raja Najasyi.
Tiba di Habasyah, Ramlah alias Ummu Habibah segera membayangkan akan menikmati masa-masa cerah, setelah mengalami hari-hari suram di Mekkah. Namun, Allah Swt. selalu menguji setiap hamba yang dicintainya. Takdir Allah kadang tak sejalan dengan kemauan nafsu manusia. Allah menguji Ummu Habibah dengan ujian berat.
Suatu malam, Ummu Habibah bermimpi. Dia melihat suaminya Ubaidillah bin Jahsy mendapat kecelakaan di lautan gelap dan bergelombang besar. Keadaannya sangat mengkhawatirkan. Ummu Habibah terbangun dari tidurnya dengan perasaan takut. Namun, ia tidak menceritakan mimpinya itu kepada suaminya atau kepada siapa pun.
Tak lama kemudian, mimpi itu jadi kenyataan. Suami yang dicintainya, Ubaidillah bin Jahsy murtad dari Islam, dan masuk Nasrani. Perilaku Ubaidillah makin jauh dari akhlak yang mulia. Dia mulai sering terlihat di warung-warung minuman keras, dan menjadi pemabuk yang tak kenal puas. Suaminya mengultimatum Ummu Habibah; cerai atau ikut menjadi Nasrani.
Ummu Habibah tiba-tiba merasa berada di persimpangan jalan. Ikut suaminya menjadi Nasrani? No way. Dia telah bertekad tidak akan melakukan itu, sekalipun dagingnya habis disisir dengan sisir besi. Atau kembali ke rumah orangtuanya di Mekkah? Tidak sekali-kali. Bukankah rumah ayahnya, Abu Sofyan, merupakan basis pertahanan kaum kafir Quraisy? Ummu Habibah yakin di rumah orangtuanya, dia dan agamanya akan hidup tertindas. Ummu Habibah akhirnya mengambil alternatif ketiga, yaitu tetap tinggal di Habasyah seorang diri sebagai pelarian, tanpa famili, dan tanpa ada yang melindungi.
Ummu Habibah lulus ujian. Ia telah memilih jalan yang diridhai Allah, yaitu tetap tinggal di Habasyah demi mempertahankan aqidahnya. Lalu Allah memberi balasan kepada Ummu Habibah atas kesetiaannya kepada Al-Islam.
Ummu Habibah tak perlu terlalu lama dalam kesendiriannya. Setelah masa iddahnya habis dari mantan suaminya Ubaidillah bin Jahsy, Ummu Habibah kedatangan seorang tamu bernama Abrahah yang mengaku utusan khusus Raja Najasyi. Setelah memberi hormat, Abrahah berkata, "Baginda Raja kirim salam buat anda. Baginda bertitah, Muhammad Rasulullah melamar anda untuk pribadinya. Beliau mengirim surat kepada Baginda Raja untuk mewakilinya dalam acara akad nikah. Tunjuklah wakil yang anda sukai untuk melakukan akad nikah ini."
Mendengar berita itu, Ummu Habibah merasa seperti terbang ke awan. Hatinya berbunga-bunga, tak menduga kalau Allah memberikan balasan yang begitu besar atas pengorbanannya. Ummu Habibah mengucapkan terima kasih kepada Abrahah. "Semoga Allah membahagiakan engkau dengan segala kebaikan," tuturnya kepada Abrahah. Segala perhiasan yang melekat di tubuhnya diberikan kepada Abrahah sebagai tanda ucapan terima kasih. "Aku menunjuk Khalid bin Said bin 'Ash sebagai wakilku. Karena dialah keluargaku yang terdekat," tambahnya.
Rasulullah Saw. menikahi Ummu Habibah dengan menunjuk Raja Najasyi sebagai wakil. Beliau memberi mahar 400 dinar emas kepada Ummu Habibah. Setelah upacara pernikahan selesai, Ummu Habibah menyusul Rasulullah Saw., suaminya di Madinah. Mereka hidup bahagia. Itulah Ummu Habibah, kesetiaannya kepada Islam, membawanya kepada kemuliaan.
Sumber: eramuslim.com

Ummu Habibah

Tak pernah terlintas dalam pikiran Abu Sofyan bin Harb akan ada orang Quraisy lepas dari genggaman kekuasaannya. Apalagi dalam masalah-masalah yang amat prinsipil, seperti melepaskan agama nenek moyang kaum jahiliyah itu. Abu Sofyan adalah penguasa diktator, segala titahnya harus dilaksanakan. Jika tidak, kepala taruhannya.
Tapi, Ramlah alias Ummu Habibah, putrinya sendiri, telah mematahkan mitos itu. Ramlah keluar dari agama latta dan 'uzza yang dianut bapaknya. Ia bersama suaminya, Ubaidillah bin Jahsy masuk Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad Saw.
Mau ditaruh di mana muka ini, pikir Abu Sofyan. Ia dan para pembesar kafir Quraisy berusaha sekuat tenaga mengembalikan anak dan mantunya ke agama nenek moyang mereka. Namun, usahanya selalu menemui jalan buntu. Iman yang terhunjam di dalam hati Ummu Habibah terlalu kuat untuk digoyahkan oleh badai amarah Abu Sofyan.
Perasaan marah, bingung, dan malu menyatu dalam diri pembesar kafir Quraisy itu. Kaum kafir Quraisy yang mengetahui Abu Sofyan marah kepada anak dan mantunya, ikut-ikutan memerahi. Bahkan mereka mengejek, menghina, dan menyakiti keduanya, sehingga Ummu Habibah dan suaminya tidak betah lagi tinggal di Mekkah.
Geliat gelisah para penopang Islam itu didengar Rasulullah Saw. Beliau mengizinkan kaum Muslimin hijrah ke Habasyah. Ramlah, Habibah (anak perempuannya yang masih kecil), dan suaminya, Ubaidillah bin Jahsy ikut dalam romobongan pertama. Mereka pergi meninggalkan kampung halaman dengan membawa iman di dada masing-masing. Di Habasyah mereka mendapat perlindungan Raja Najasyi.
Tiba di Habasyah, Ramlah alias Ummu Habibah segera membayangkan akan menikmati masa-masa cerah, setelah mengalami hari-hari suram di Mekkah. Namun, Allah Swt. selalu menguji setiap hamba yang dicintainya. Takdir Allah kadang tak sejalan dengan kemauan nafsu manusia. Allah menguji Ummu Habibah dengan ujian berat.
Suatu malam, Ummu Habibah bermimpi. Dia melihat suaminya Ubaidillah bin Jahsy mendapat kecelakaan di lautan gelap dan bergelombang besar. Keadaannya sangat mengkhawatirkan. Ummu Habibah terbangun dari tidurnya dengan perasaan takut. Namun, ia tidak menceritakan mimpinya itu kepada suaminya atau kepada siapa pun.
Tak lama kemudian, mimpi itu jadi kenyataan. Suami yang dicintainya, Ubaidillah bin Jahsy murtad dari Islam, dan masuk Nasrani. Perilaku Ubaidillah makin jauh dari akhlak yang mulia. Dia mulai sering terlihat di warung-warung minuman keras, dan menjadi pemabuk yang tak kenal puas. Suaminya mengultimatum Ummu Habibah; cerai atau ikut menjadi Nasrani.
Ummu Habibah tiba-tiba merasa berada di persimpangan jalan. Ikut suaminya menjadi Nasrani? No way. Dia telah bertekad tidak akan melakukan itu, sekalipun dagingnya habis disisir dengan sisir besi. Atau kembali ke rumah orangtuanya di Mekkah? Tidak sekali-kali. Bukankah rumah ayahnya, Abu Sofyan, merupakan basis pertahanan kaum kafir Quraisy? Ummu Habibah yakin di rumah orangtuanya, dia dan agamanya akan hidup tertindas. Ummu Habibah akhirnya mengambil alternatif ketiga, yaitu tetap tinggal di Habasyah seorang diri sebagai pelarian, tanpa famili, dan tanpa ada yang melindungi.
Ummu Habibah lulus ujian. Ia telah memilih jalan yang diridhai Allah, yaitu tetap tinggal di Habasyah demi mempertahankan aqidahnya. Lalu Allah memberi balasan kepada Ummu Habibah atas kesetiaannya kepada Al-Islam.
Ummu Habibah tak perlu terlalu lama dalam kesendiriannya. Setelah masa iddahnya habis dari mantan suaminya Ubaidillah bin Jahsy, Ummu Habibah kedatangan seorang tamu bernama Abrahah yang mengaku utusan khusus Raja Najasyi. Setelah memberi hormat, Abrahah berkata, "Baginda Raja kirim salam buat anda. Baginda bertitah, Muhammad Rasulullah melamar anda untuk pribadinya. Beliau mengirim surat kepada Baginda Raja untuk mewakilinya dalam acara akad nikah. Tunjuklah wakil yang anda sukai untuk melakukan akad nikah ini."
Mendengar berita itu, Ummu Habibah merasa seperti terbang ke awan. Hatinya berbunga-bunga, tak menduga kalau Allah memberikan balasan yang begitu besar atas pengorbanannya. Ummu Habibah mengucapkan terima kasih kepada Abrahah. "Semoga Allah membahagiakan engkau dengan segala kebaikan," tuturnya kepada Abrahah. Segala perhiasan yang melekat di tubuhnya diberikan kepada Abrahah sebagai tanda ucapan terima kasih. "Aku menunjuk Khalid bin Said bin 'Ash sebagai wakilku. Karena dialah keluargaku yang terdekat," tambahnya.
Rasulullah Saw. menikahi Ummu Habibah dengan menunjuk Raja Najasyi sebagai wakil. Beliau memberi mahar 400 dinar emas kepada Ummu Habibah. Setelah upacara pernikahan selesai, Ummu Habibah menyusul Rasulullah Saw., suaminya di Madinah. Mereka hidup bahagia. Itulah Ummu Habibah, kesetiaannya kepada Islam, membawanya kepada kemuliaan.
Sumber: eramuslim.com
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 17 May 2008 )
 
< Sebelum   Berikut >
Advertisement
 
 

Kirim Berita/Artikel ?

Mau kirim artikel/berita?
Siapa saja boleh mengirim warta atau artikel yang informatif
Silakahkan login terlebih dahulu..
Klik YOUR BLOG di user menu
Tunggu apa lagi? Mari berbagi informasi
pada sesama..
Caranya gampang...di USER MENU, klik YOUR BLOG, lalu di menu yang muncul..klik CREATE BLOG..isikan judul(title), lalu pilih kategori yg sesuai..
Gampang kali..lagiiie...
Buat my dear students..yang ingin ngirim tugas..caranya : login terlebih dahulu...di User Menu pilih kategori KIRIM TUGAS...

Link Situs

 

Syndicate

smakmoer

Image
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia..

Yang lagi online

Anda Pengunjung ke:

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini67
mod_vvisit_counterKemarin138
mod_vvisit_counterMinggu ini67
mod_vvisit_counterBulan ini758
mod_vvisit_counterTotal72781

Jejak Pendapat

Menurut Anda artikel jenis apa yang harus ditingkatkan..?
 


Kirim Komentar/Pesan

AJAX Contact Form

 

 

Who's Offline

We have 593 member offline
smakmoer adek_08 aki soek_rhie andie vinnie maharani paulus_dillon marsya viora wily rozi eri hendra dewiku lina Agus heru noevan LENY sasa ani rahayu_novita febri_saputra allankhasogi lanni Ryo fitone nando candra dipo mail van FRENGKI Unitio Chandra Asnanda mirna DINNA riche imel yuni atma dona wawan silvia poels shaiful charlie vivi SANTI desi adhie SYAFRIYANTO ariza antoni soep 2073073 arie elsi erirahma val_i candra gunawan surya nindy armayulianti r.daeng arif lopez boss79 anto704 almust verdie henny bos3ko aan idar alya Ilham MiMi matiew kori fitri muhartono cecep83 mojo sillyboy tri_xzx junai diana okahontas a.riyaldi patasac kyuciki_byakuya yunee waluyo Erna ira hasbx yetti masnananks TETI mfaizraihan Vitria_Gusni nella_novita zhar l4g1b3t3 Anto_sug garenk02 jabreque Asyifa eka okta arifwahyutoro hensatriani bu pun su aan82 oti Rna rioe arriose scient yadie damararya scarlet ortiz theredlinez ariesmada uchien Rockafella Tommy supriamin bebey ris bintang diah haris munandar Deckmit wibowo Rea kangwisnu ibnusyam gusrak Amir hu543in dhieatika wak sup abil ade luikman pandialang nina avicena rinofreak gabriel aja elsa andrie_cr7 gilang ikmal hendragtoloh aifit mantrisunat hudikurniawanto kamalkatjo Gegana arwend saintnet najzura noey elia aatmadja reni Dirty JUANDA Novhya NDRO krist annisa_89 ari IRMA_WATI hardi_tm titho barongsay maulboriq febriboyz Indry reynhard richa.aurora insanmacho Sichi ulie raisa fera jamila mahadewi 2083097 ijun arf FITRAH michael kholiq cahil ie_ta kekekwalang ried trisna Sany eva pongel Razia Tri Purwono JHON oscar onebatosai elharawy hamsunah adhykabayu lita aza hasnah lenisukma guntoro denias hanifa fitriani setya ningsih hartadhi d1ssa robinhood Eko Ozy lanti yona noer aderia hanna rotua TRI MULATO yuni cute nistria_nirianti wisman iwan dedysaputra ecka rochaksiadi lenisyasmira primadona lisa_diana rizalzulmi nicky arsa adi antoni wulandari edy leoni tri astria tri alluph ROBY fadilah mustika anri MangTang khairun JUIANA yagyu72 GHITA ITA CUTE hndra Firmanto bobby hartono nickesmv ratna JULIANA fahrulli herli reski chrizzzz star86 bibot jhon marsius fiyan dika Siti adil mizatul athan debi Ibah aleczand dsnd fitrie88 junaidi akbid KhemasSlamet ina dravajik ima rokiah susi vieta leonie nidiaekadewi adink hazairin Ricky Ketty Syahputra boy yan Debby lisnawati anangdr cipto dani avan yose rozali anez Delly ferry dodol ervina elwani zaki Deddy yd_lavendra ismail nur_cholis Waziah JURAIDA Mulia Cyber rio boy_yat aerodive dhodho yayan MEDYA jhonri Shandy henrytedi putra suparbak M.Rizal didi_s NILA adiwibowoyudopranoto salmi anda Lya tya_chemoet youhilman ita fatkoer salim87 lira MERSI dewi NINDI juliandi Maya Sari mardiana sitorus nanda irawan zailani amik alterman nickb choky170 ruell wahjoew josi EKA DEWI suherianto akhy intangallery novia dekaderiz andrevai momo shzm andi irwandi Warneri liyre putri yudi indra irawan prasetya james hendra26 oktaf desi febrianti united7 yuyun imanpro bobby sopingi TAMI batoosay samamin emanizer herlambang chuya fauzani mujiana stif satudua aryasw09 massawi kerta45 hendri iwan_puterabatam mr_sunnyday robby_ya satrio07 clairdechugi keren Yolan hermiza dsukarsa ana ramayanti Nanda ihwan_ herysqoe niel4 wiwiet hendra2684 rieni vanz.mohek johannasirin jatiardias komeng ijal2121 athutz abdulhamid543@gmail.com arif_bp040 sidoen massolo linda benny ashary sugeng Haekal Rika adri Icha Rico dede dedy reny masdewi Azmi dme_aris L2la maulina riantika liza umu FAJAR HADIANTO apriani.dona jeck firdaus yani ridho kurniawan Ius Ayu RIA elvi oktaviani Pratama city Putri Damayanti iand Nurul Wanda PUTRI ANDASARI RIKA RIANTI chichi Yesica juwita via dena Dawolo Nia Vie_nda Mita yaw byuaja amoy sani win mustafa mon ijus ismailcs icas Guntur dandan ida Permana wahyue Maz Jaka Tya devi aiey anton AJI ijal Sukini delimar rini_amik novi nita Wisnu nur syafri moena beti haney vixion_88@ymail.com Esy Prawaty Sitepu nurvitasari itok edo yuliana may azizon pebri Hartati Hadhie Rahmadhani siti fevinda KHAIRANI asma dewi ega Asmi tetehulan daniel wiwi Ek@ $ NATAWIJAYA linia Hamidah Evi RIKKI rahim rean saroni dedye beni ribka fitriani_fifn parman IIM IRMA widia yanti sugihartini GULI khaya RAM agus_IIA melyana amel EVA PITRIANI leni RICE rahel winarti Nia paramitha 2093083 auniest Karolina nainggolan ajay ELA rizal fau ika dewie David Chandra irawan akuntasi lama suriani ferrycupu aliev fadly depanke sai blue snow8721 megawulan_sari@yahoo.com rendra Unlimited haryadi mukhlis iqbal_473 sularno qyend vicktor6 kalpataru herianto kahfi elman muttaqin monggursilalahi

Kunjungan Anggota

muttaqin - 27.10.11 jam03:00 
elman - 26.10.11 jam10:51 
kahfi - 28.03.11 jam09:28 
herianto - 03.03.11 jam22:20 
haryadi - 11.02.11 jam08:54 
vicktor6 - 20.01.11 jam11:30 
qyend - 27.12.10 jam14:03 
sularno - 08.11.10 jam22:18 
iqbal_473 - 03.11.10 jam12:16 
rendra - 11.10.10 jam22:07 

Chat Roulette Network - Get your own chat and join our network in seconds for FREE!