|
Mengatasi Laba-laba Merah pada Adenium |
|
|
|
|
Ditulis Oleh: Administrator
|
|
Friday, 01 August 2008 |
Coba perhatikan adenium kesayangan Anda. Kalau Anda menemukan
benang-benang yang sangat halus di bagian bawah daun atau batang adenium,
sebaiknya Anda berhati-hati. Karena bisa saja benang-benang halus itu adalah
sarang laba-laba merah (red spider). Red spider ini merupakan salah satu hama yang paling sering menjangkiti adenium. Hama yang juga dikenal
dengan nama tengau merah ini sangat berbahaya. Mereka menyebabkan kerontokan
pada daun adenium dan mengeringkan bagian pucuk batang, sehingga perlahan-lahan
adenium itu akan mati.
Ciri lain yang dapat Anda amati adalah dengan adanya titik-titik
kecil berwarna merah kecokelatan di permukaan daun. Kalau sudah begitu,
sebaiknya Anda langsung menaruh adenium tersebut di tempat yang terkena sinar
matahari langsung. Namun, jika adenium Anda sudah terserang, semprotkan saja
akarisida keseluruh tanaman dan lingkungan sekitarnya sesuai dosis yang
dianjurkan.
Hama adenium bukan hanya laba-laba
merah. Dalam buku Petunjuk
Praktis Perawatan Adenium, yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka,
Handry Chuhairy dan Maloedyn Sitanggang mengupas tuntas berbagai macam hama
adenium. Tak hanya itu, dalam buku tersebut mereka juga membahas mengenai cara
merawat adenium sehingga terlihat sehat dan berbunga leba
WASPADA SERANGAN SANG LABA-LABA
Dewasa ini ada 3 hama
yang "akrab" dengan tanaman adenium. Apa saja dan bagaimana
mengendalikannya?
1. Spider Myte
Orang menyebutnya "laba-laba merah" (Spider Myte). Ia sejenis tungau
yang amat kecil dan warnanya merah. Sasaran pokoknya daun-daun adenium.
Akibatnya, daun menjadi layu, pucat, lalu berubah cokelat. Selanjutnya, daun
menjadi keriting dan rontok, dan bila dibiarkan tanaman bisa mati.
Jika serangan masih ringan, cepat-cepat singkirkan tanaman yang diserang. Atau
pangkas daun-daun yang sudah dilahap laba-laba merah. Namun, jika serangan
sudah berat, semprot dengan pestisida, seperti Omnite atau Kelthane. Dosis dan
frekuensi penyemprotan sesuai petunjuk yang ada. Atau disemprot tiga kali
seminggu, dengan dosis setiap penyemprotan 1 cc per 1 liter air.
2.
Fungus Gnats
Nama kerennya Fungus Gnats, namun juga akrab dipanggil "lalat hitam."
Hama lalat ini
amat kecil. Saat masih wujud larva, ia merusak akar dan batang adenium. Setelah
dewasa berupa lalat, bidikannya lebih tertuju pada kuncup bunga adenium sebelum
bunga itu mekar. Tandanya, ada bintik-bintik hitam di seputar kuncup bunga,
lalu kuncup itu membusuk. Kalau sudah begini, atasi dengan pestisida Benlate
atau Dithane, dengan dosis 1 cc per 1 liter air. Lakukan saban hari sampai
lalat hitam itu punah.
3.
Mealybug
Hama Mealybug adalah kutu kecil berwarna putih. Jika diamati, mirip tepung
putih ketika sudah menyebar. Biasanya, Mealybug menyerang daun dengan cara
mengisap cairan daun tersebut. Lama kelamaan, daun pun rusak dan pertumbuhan
tunas terhenti. Akhirnya, daun-daun rontok, tanaman mati.
Ada baiknya
serangan kutu putih ini dipantau sejak dini. Bila serangan masih ringan, segera
potong daun-daun yang terserang, lalu bakar. Namun, jika serangan sudah
menghebat, semprot dengan pestisida, seperti Malathion, Dimacide, atau Pegasus
dengan dosis dan frekuensi penyemprotan sesuai petunjuk pada label.
t.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Friday, 01 August 2008 )
|