|
Kesalahan Umum Dalam Melamar Kerja |
|
|
|
|
Ditulis Oleh: Administrator
|
|
Saturday, 28 June 2008 |
Sejak awal Anda harus menghindari kesalahan-kesalahan yang mungkin timbul saat
melamar pekerjaan. Nah, ada baiknya Anda ketahui 8 kesalahan umum yang
seringkali dilakukan para pencari kerja.
Coba simak di bawah ini:
Surat-surat tidak lengkap
Jangan pernah menganggap sepele kelengkapan surat lamaran. Maka sebelum
melayangkan surat lamaran Anda, periksa kembali kelengkapan dokumen Anda. Satu saja
ketidaklengkapan surat lamaran Anda, bisa dijadikan alasan penolakan permohonan
kerja. So, lengkapi selalu dokumen lamaran Anda.
Terlalu banyak referensi
Referensi memang perlu Anda sertakan bersama surat lamaran dan curriculum vitae
(CV). Tapi mencantumkan daftar referensi yang kelewat panjang juga bisa
menimbulkan salah pengertian. Bisa jadi, Anda akan dianggap suka memamerkan
dan menonjolkan diri. Untuk itu, sertakan referensi yang memang benar-benar
penting, yang sekiranya dapat menambah penilaian. Jika referensi Anda tidak
berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar sebaiknya tidak usah disertakan.
Datang terlambat
Jam karet memang sudah menjadi budaya di Indonesia tapi hendaknya jangan sampai
menulari Anda. Sekali Anda datang terlambat saat wawancara pekerjaan, penilaian
terhadap diri Anda akan minus. Apalagi jika Anda melamar ke perusahaan asing,
biasanya tidak ada toleransi bagi keterlambatan. Maka cobalah untuk ontime
setiap kali memenuhi panggilan wawancara kerja.
Pakaian kurang sopan
Kesan pertama seringkali dimulai dari penampilan. Karena itu cara Anda
berbusana menjadi hal yang sangat penting saat Anda datang melamar pekerjaan
atau memenuhi panggilan wawancara. Penyeleksi mempunyai penilaian tersendiri
ketika melihat pelamar kerja. Karena itu gunakan busana yang sopan dan lazim
digunakan untuk kesempatan panggilan kerja. Hal ini juga perlu diikuti dengan
penampilan secara keseluruhan, seperti rambut dan dandanan wajah yang rapih,
pemakaian sepatu dan tas yang pantas.
Salah tulis atau sebut nama
Pimpinan perusahaan akan sakit hati seandainya namanya ditulis atau diucapkan
secara keliru. Hal ini akan mempengaruhi kewibawaan dan reputasinya. Usahakan
agar meneliti kembali saat menulis nama orang dalam surat lamaran atau menyapa
seseorang.
Mencantumkan ketrampilan palsu
Jangan sekali-kali mencantumkan atau mengakui ketrampilan yang tidak Anda
miliki. Ingat, penyeleksi akan lebih jeli akan hal ini. Mereka akan terus
meneliti bagian-bagian dalam CV atau daftar riwayat hidup yang dianggap terlalu
dibuat-buat. Bahkan ada yang mempersiapkan tes praktek langsung untuk menguji kebenaran
laporan Anda. Oleh sebab itu jangan coba-coba menonjolkan sesuatu yang tidak
Anda miliki.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 28 June 2008 )
|